TIPS MEMULAI BISNIS HIDROPONIK DARI MODAL MINIM : PRAKTIK LANGSUNG BERSAMA PETANI HIDROPONIK ASAL LAMPUNG
Pada September 2025, PT. Semesta Alam Sejati berkesempatan mendatangi salah seorang pebisnis sekaligus petani yang menggunakan hidroponik sebagai media budidaya tanaman.
Hal ini merupakan peluang besar bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis di bidang pertanian seperti buah dan sayur namun dapat dilakukan dengan modal minim.
Dalam kesempatan kali ini, kami akan mengulas beberapa hal menarik dapat dijadikan referensi langkah awal memulai bisnis dari tanamanan hidroponik bersama pembudidaya hidroponik berpengalaman asal kota Metro, Provinsi Lampung yang dikenal dengan panggilan “Mas Kris” yang berhasil menjalankan bisnisnya meski dimulai dari skala kecil.
Cara Memulai Budidaya Hidroponik dari Skala Kecil
Tentang Metode Hidroponik
Sebelum membahas lebih jauh, kami akan membahas tentang pengertian dari hidroponik itu sendiri. Secara bahasa, hidroponik berasal dari bahasa latin yaitu hydro dan phonos yang berarti air yang bekerja yang berarti metode ini mengandalkan pengelolaan air tanpa berpijak langsung di tanah untuk kebutuhan bertani (referensi).
Metode tanam yang diyakini sudah ada sejak abad 600 SM ini dapat berguna bagi orang yang ingin memiliki kebun namun terbatas oleh lahan tanah kurang yang kurang besar.
Langkah 1: Pemilihan Media dan Tanaman yang Cocok
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memulai dari memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan murah seperti paralon, bambu, botol plastik bekas, atau barang apapun yang bisa dijadikan sebagai wadah untuk tanaman.
Pada kasus mas Kris, ia memilih paralon yang bisa didapatkan di toko bahan bangunan sebagai wadah tanaman.
Untuk Pemilihan tanaman awal yang ingin dikembangkan, banyak tanaman yang bisa dipilih dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki daya beli yang cukup besar seperti bayam, kangkung, selada, dan masih banyak lainnya (referensi).
Mas Kris sendiri memilih selada sebagai komoditas tanaman yang akan dibudidayakan dengan hidroponik karena ia rasa tanaman tersebut memiliki nilai jual yang cukup baik di wilayahnya.
Langkah 2 : Pemilihan Sistem Hidroponik yang Tepat
Dalam melakukan hidroponik, setidaknya terdapat 6 metode yang bisa digunakan. Diantaranya yaitu metode NFT (Nutrient Film Technique), di mana akar tanaman tumbuh di dalam aliran tipis larutan nutrisi yang terus menerus mengalir melalui pipa miring.
Kedua, metode DFT (Deep Flow Technique) atau sistem rakit apung, yang menempatkan akar tanaman dalam larutan nutrisi dengan kedalaman tertentu sehingga akar selalu terendam sebagian.
Ketiga, metode wick system, sistem paling sederhana yang memanfaatkan sumbu (biasanya kain atau tali) untuk menyalurkan larutan nutrisi dari wadah ke media tanam secara kapiler.
Selain itu, terdapat beberapa metode lain seperti metode drip system, metode aeroponik, dan metode ebb and flow (pasang surut).
Pada kasus mas Kris sendiri, metode yang ia gunakan adalah Sistem NFT karena dirasa lebih cepat dalam pertumbuhan tanaman meskipun sangat bergantung pada pasokan listrik.
Mas Kris sendiri menyarankan bagi para petani yang menggunakan NFT untuk memperhatikan aliran pasokan air yang dialirkan untuk menjaga kesehatan akar tanaman.
Langkah 3: Pentingnya Nutrisi dalam Tanaman
Dalam metode tanam yang tidak menggunakan tanah, tentunya air perlu ditambahkan lagi nutrisi tambahan untuk menyuburkan tanaman karena kandungan nutrisi dalam air sendiri berbeda dengan yang dimiliki oleh tanah.
Bagi para pemula, disarankan untuk membeli nutrisi yang sudah dijual bebas di pasaran untuk mengurangi kemungkinan gagal panen akibat tanaman yang tidak bisa tumbuh dengan baik.
Selain itu, para petani juga harus memperhatikan juga pH air yang digunakan dalam proses perawatan.
Mas Kris menekankan pentingnya menjaga kebersihan tandon dan meja instalasi karena dengan melakukan hal tersebut, tanaman dapat terhindar dari penyakit dan memastikan tanaman tetap sehat hingga waktunya panen.
Selain itu, Mas Kris juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan sayuran pasca panen untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Langkah 4 : Lakukan Pemasaran untuk Menguatkan Penjualan
Pada proses pemasaran di era sekarang, Mas Kris berpendapat bahwa selain memasarkan di lingkungan sekitar dan menjaga kepercayaan lewat produk terbaik, ia juga mengembangkan sayap bisnisnya melalui penjualan lewat media digital atau media sosial.
Semua Orang Bisa Memulai Bisnis Hidroponik dengan Modal Minim
Dengan memperhatikan langkah yang tepat, semua orang dapat mengembangkan bisnis hidroponik dengan baik. Perhatikan beberapa hal seperti persiapan, nutrisi, bahkan peralatan pertanian yang tepat.
Dapatkan informasi dan inspirasi seputar peralatan dan dunia pertanian melalui website dan sosial media kami.
Kami, PT. Semesta Alam Sejati yang merupakan bagian dari DGW Group menghadirkan solusi bagi anda yang membutuhkan alat pertanian seperti sprayer gendong beserta spare part sprayer serta mulsa yang bisa digunakan pada hortikultura dan perkebunan.
Segera hubungi tim kami melalui kontak tim marketing atau tombol chat yang tersedia pada website ini dan dapatkan.
Ikuti juga media sosial dan channel youtube Alat Tani DGW untuk mendapatkan informasi menarik seputar dunia dan peralatan tani.





